Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WITA, di mana para peserta berkumpul di halaman sekolah. Upacara dipimpin oleh Kepala Sekolah dan setelah dilaksanakan pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan UUD 1945 dan Pancasila, Kepala Sekolah menyampaikan amanat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya peran guru sebagai agen pembelajaran dan peradaban, serta menggarisbawahi tema HGN tahun ini, yaitu “Guru Hebat, Indonesia Kuat.” Tema ini mengajak semua pihak untuk menghargai dedikasi guru dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Setelah pidato selesai, upacara dilanjutkan dengan berbagai rangkaian acara. Salah satu momen yang dinanti-nanti adalah pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol syukur dan penghargaan kepada para guru. Acara ini diwarnai dengan penampilan tarian adat Dayak yang menambah suasana meriah dan memperkaya budaya lokal. Selain itu juga penampilan beberapa siswa-siswi berbakat menyanyikan lagu terima guruku.
Sebagai bentuk apresiasi, juga dilakukan pembagian hadiah kepada guru dan siswa berprestasi. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi semua peserta untuk saling mengucapkan selamat Hari Guru, memperkuat rasa kebersamaan dan saling menghargai antara guru dan murid. Upacara ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya kontribusi guru dalam pendidikan.
Dengan berakhirnya upacara, seluruh peserta merasa terinspirasi untuk terus mendukung dan menghargai profesi guru, serta berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.